Fakta Unik Tentang Lobster

ByComenat

Fakta Unik Tentang Lobster

Fakta Unik Tentang Lobster

Fakta Unik Tentang Lobster – Lobster sendiri selama ini tengah mendapatkan kembali popularitasnya sebagai makanan kelas atas dengan harga yang mahal. Belakangan ini sendiri, dia mendapat sorotan publik berkat dugaan dari kasus korupsi yang menimpa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun, tahukah kamu ternyata ada beragam fakta unik di balik hewan krustasea ini?

Fakta Unik Tentang Lobster

Dulunya makanan narapidana
Sebelum mendapatkan status sebagai makanan kelas atas, lobster pada zaman penjajahan Inggris di AS adalah makanan orang miskin dan para narapidana. Menurut laporan dari Gizmodo, hewan ini sendiri dulunya sangat mudah ditemukan dalam pesisir pantai, harganya murah, dan dianggap tidak memiliki rasa yang enak. Saking murahnya lobster pada saat itu, seekor lobster cuma dihargai seperlima dari harga kacang panggang https://www.warunkupnormal.com/ yang telah dijual di kota Boston ini, Massachussets, AS. Menurut laporan Time, seorang narapidana dalam negara bagian Massachussets sempat sakit karena selalu makan lobster setiap harinya dan membuat para pejabat menetapkan batasan narapidana cuma boleh makan lobster tiga kali dalam seminggu. Popularitas dari lobster ini sendiri baru meningkat pada tahun 1870-an ketika orang-orang kaya dari New York yang berlibur di Boston ternyata menyukai lobster rebus yang telah dijual di sana.

Terus membesar selamanya
Sama seperti makhluk hidup lainnya, tubuh lobster ini sendiri bisa tumbuh berkembang. Namun, ternyata perkembangan tubuh mereka sendiri terjadi selamanya hingga mereka mati nantinya.
“Mereka terus berkembang,” kata Aenna, seorang profesor biologi dari Universitas Michigan kepada The Christian Science Monitor. “Anda sendiri bisa mendapatkan lobster yang sangat, sangat besar.” Lobster terbesar di dunia yang pernah tercatat adalah seberat 44 pon yang ditangkap dari Nova Scotia pada tahun 1977. Meski demikian, kebanyakan lobster di supermarket dan restoran cuma berkisar satu hingga dua pon saja.

Kanibal
Lobster ini sendiri ternyata makhluk yang kanibal. Artinya, mereka ini sendiri bisa saling makan satu sama lainnya. Hal ini sendiri bisa membuat para ahli berpikir budidaya dalam lobster adalah bisnis yang kurang menguntungkan karena sifatnya yang kanibal ini. “Mereka ini sendiri mencari makanan segar dan apa yang ada di sekitarnya, dan jika itu kebetulan lobster lain, maka itu jadi makan malam mereka menjadi semakin baik,” kata Robert C. Bayer, direktur eksekutif The Lobster Institute University of Maine, setelah dikutip oleh Times.

About the author

Comenat administrator

Leave a Reply